Tags

, , , ,

Namin AB Ibnu Solihin

Sebuah catatan bagi anda yang sedang menata masa depan, selamat membaca, semoga bermanfaat !

Sejak kecil mimpi saya memang ingin menjadi guru, ya guru adalah profesi impian saya, profesi yang sangat saya cintai sampai dengan sekarang, sebuah profesi yang akhirnya bisa mengantarkan saya terbang ke pelosok nusantara (belum semua sih…) untuk berbagi inspirasi dalam training guru inspiratif.

Saat masih sekolah di tingkat sma saya pernah menulis beberapa mimpi yaitu menjadi guru,dosen,penyiar radio, jurnalis,trainer,motivator, mendirikan sekolah,membuka usaha,aktivis sosial bahkan saya sering menulis diri saya dengan tulisan Prof.Dr.Namin AB,M.Pd yang saya tulis di keretas pengawas ujian semester sekolah yang terakhir inilah mimpi saya jika Allah menghendaki. Hingga akhirnya terbawa sampai kuliah S2 dan teman-teman sudah memanggil saya Prof. walalupun masih kuliah S2, semoga ini menjadi doa.

Dari sekilan mimpi-mimpi yang pernah saya tulis dalam buku catatan khusus tersebut, Alhamdulilah sebagian sudah terwujud, hanya tiga yang belum terwujud memiliki sekolah sendiri, memiliki usaha dan menjadi profesor.

Tahun 2004 saya memulai karir sebagai guru SD saat itu saya baru kuliah di semester 1, karena baru mulai kuliah tidak memiliki banyak pengetahuan tentang mengajar maka nyaris pada saat itu saya mengajar meniru gaya mengajar zaman dulu yang saya tahu dari guru saya, saya sering menyebutnya “guru lontong basi” ini menjadi salah satu produk training saya.Ya saya pernah menjadi guru lontong basi tapi kemudian saya sadar bahwa saya harus berubah menjadi guru Inspiratif yang lebih ramah dan tegas.

Proses menjadi guru saya nikmati sebagai sebuah pembelajaran yang berharga mulai dari jadi guru TPA,SD,SMP dan SMA semua pernah saya jalani. Sayapun pernah menjadi primadona kawula muda selama menjadi penyiar radio kurang lebih 4 tahun dan disela-sela itu juga akhirnya saya terjun dalam dunia jurnalistik dengan menjadi wartawan media lokal.

Sedangkan karir dosen sudah saya mulai pada tahun 2012 hingga saat ini dengan menjadi dosen terbang di beberapa perguruan tinggi dan masa puncaknya akhirnya pada tahun 2012 saya diangkat menjadi kepala sekolah di usia yang relatif muda, namun pada akhirnya jabatannya inipun saya lepas karena berbagai hal tantangan yang ingin saya raih kedepannya.

Memulai aktivitas training sejak tahun 2002 saat saya menjadi ketua osis hingga tahun 2012 dengan Gratis (alias tidak dibayar) dan pada akhirnya pada tahun 2012 sampai dengan saat ini saya menjadi motivator dan trainer profesional di bidang pendidikan serta pada akhirnya public mengenal saya sebagai founder www.motivatorpendidikan.com.

Pada tahun 2012 pula akhirnya saya terjun menjadi aktivis sosial dalam pendidikan, bekal menjadi aktivis remaja dan mahasiswa selama 12 tahun menjadi modal bagi saya untuk terjun kedunia ini. Selama empat tahun ini saya terlibat dalam kegiatan sosial dengan memberikan pelatihan gratis bagi guru diseluruh Indonesia dan berbagai aktivitas lainnya.

Pengalaman saya menjadi guru, kepala sekolah dan mendirikan beberapa sekolah dari Nol kemudian mengantarkan saya menjadi konsultan pendidikan dibeberapa sekolah di Indonesia, terutama sekolah yang berlabel Islam dan tentunya satu pemikiran.

Selain hal itu dengan guru-guru muda kreatif sayapun mengaggas Komunitas Guru Inspiratif sebagai wadah bagi guru yang ingin mengembakan dirinya menjadi guru diatas rata-rata.

Tulisan singkat ini tidak bermaksud riya, melainkan merupakan jawaban dari sekian banyak orang yang bertanya bagaimana saya memulai karir hingga akhirnya diusia yang relatif muda saya bisa menjadi motivator dan trainer pendidikan.

Tulisan ini pula untuk menjawab bagi teman-teman yang sering bertanya butuh berapa lama untuk bisa menjadi motivator dan trainer pendidikan.

Catatan saya tidak ada yang instan dalam hidup ini. Hanya dengan mengikuti training 2 sampai 3 hari kemudian mendapatkan sertifikat dengan gelar tertentu dan akhirnya menjadikan anda percaya meyebut diri dan motivator dan akhirnya berani menggelar event sendiri. Lihatlah orang-orang yang bertumbuh dengan instan maka biasanya juga akan tenggelam dengan instan pula.

Apapun mimpi kita maka pantaskanlah dengan melalui berbagai proses, jika kita ingin disebut ahli dalam bidang tertentu maka mulialah dari sekarang sampai dengan kemudian kita ahli. Saya sering mengatakan menjadi seorang public speaker tidak hanya cukup jago bicara tapi juga butuh pengalaman dan pengamalan.

Bagian terpenting dalam meraih mimpi adalah dengan mendekatkan diri kepada sang pengabul mimpi kita yaitu Allah SWT, percayalah segala sesuatu tidak akan terjadi kecuali atas izin Allah SWT, maka teruslah mendekatkan diri dengan Allah SWT dengan cara mengamalkan apa yang menjadi perintahnya dan menjauhi segala yang dilarangnya.

Semoga menjadi penyemangat bagi generasi muda yang sedang menata masa depannya.

Pantaskankan dirilah dengan apa yang ingin kita raih.

Namin AB Ibnu Solihin
Founder www.motivatorpendikan.com

Advertisements