Tags

, , , , ,

21

Djalaluddin Pane Foundation Berbagi Inspirasi Untuk Negeri dalam Program Teacher Development Program (TCDP)

TCDP adalah sebuah program yang diberikan oleh Djalaluddin Pane untuk beberapa sekolah yang berada di Sumatera Utara. Pada tahun ini program pendampingan ini dilaksankan di 3 kabupaten. Yaitu Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Labuhan batu Utara dan Medan Labuhan.

Sekolah yang menjadi sasaran program TCDP ini nantinya akan mendapatkan pendampingan selama enam bulan oleh Tim SupportDjalaluddin Pane Foundation. Tim support ini terdiri dari beberapa anak muda hebat degan potensi masing-masing yang telah dibekali berbagai ilmu pengetahuan dalam program pendampingan.

Dalam program ini nantinya para guru akan diberikan pelatihan dalam pemanfaatan Teknologi dan Internet sebagai media pembelajaran. Seperti membuat email, membuat PPT pembelajaran, membuat blog, membuat soal online, penggunaan aplikasi Goggle dan berbagai pengetahuan lainnya.

Saya sendiri bukanlah tim resmi atau bagian dari Djalaluddin PaneFoundation melaikan sebagai Motivator dan Trainer Pendidikan dariwww.motivatorpendidikan.com. Tentu walaupun bukan tim resmi dariDjalaluddin Pane saya merasa sudah menjadi sangat akrab dengan anak-anak muda hebat ini, karena seringnya saya diminta untuk mengisi training atau seminar dari pembukaan program tersebut.

Tugas saya adalah “mengkompori” alias memotivasi atau membuka cara berpikir para guru agar mereka mau keluar dari zona nyaman, memiliki semangat untuk belajar kembali dan siap untuk menjadi guru kreatif dengan hasil karya-karya terbaiknya.

Saya bersyukur bisa menjadi bagian dari program ini, karena saya punya kesempatan untuk mengajak para guru agar mereka bisa menjadi guru yang menginspirasi, menggerakan dan meneladani. Saya selalu yakin bahwa kualitas pendidikan majunya mundurnya ditentukan oleh guru.

Oleh sebab itu saya sangat mengapresiasi program ini, inilah program training atau pendampingan yang berkualitas yang bisa kita contoh.Jadi bukan sekedar melaksankan program atau menghasilkan anggaran saja, melainkan ada tujuan yang jelas yang ingin dicapai yaitu meningkatknya kemapuan serta kualitas guru di dalamnya menjalankan tugasnya sebagai pendidik.

Program yang hampir sama juka dilakukan oleh teman-teman Relawan Tik Bojonegoro kebetulan setahun yang lalu saya juga menjadi “propokator” dalam program ini. Relawan Tik Bojonegoro juga dikelola oleh anak-anak muda hebat yang punya dedikasi tinggi. Program apa yang mereka saja lakukan, lengkapnya nanti saya akan tulis kembali setelah mendapat restu dari para suhunya yaitu Mas Rifaun Naim, Mas Selamet Oerip, Mbak Nova Wijaya dan kawan-kawan lainnya.

Intinya dalam catatan ringkas ini saya ingin mengajak kepada perusahaan di Indonesia agar mau menignvestasikan anggaran dana CSR nya untuk peningkatan kualitas guru. Tentu ini adalah bagian usaha kita bersama untuk terus berusaha meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia menjadi lebih baik lagi.

Untuk para guru yuk kita terus memantaskan diri menjadi Guru Inspiratif yang bisa menginspirasi, menggerakan dan meneladani.

Training guru jangan sekedar formalitas atau sekedar menjalankan program rutinitas dan menghabiskan anggaran (Catatan dari Kota Medan)

Selama 5 hari ini saya bersyukur kepada Allah SWT, karena saya bisa berbagi Inspirasi kepada guru-guru di Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara dan Medan Labuhan yang berada di Provinsi Sumatera Utara. Tentu ini semua karena keseriusan Djalaluddin PaneFoundation pada peningkatan kualitas guru-guru di daerah pedalaman.

Dari daerah-daerah ini saya melihat semangat luarbiasa para guru untuk menjadi guru di atas rata-rata. Yaitu guru yang tidak hanya sekedar mengajar, tetapi juga meningspirasi, menggerakan dan meneladani. Tentu hal ini tidak mudah tapi juga bukan berarti tidak mungkin.

Inilah yang harus menjadi konsen kita pada saat ini dan juga kedepan, sudah selayaknya kita secara terus menerus memberikan program pelatihan untuk guru. Namun bukanlah pelatihan yang sekedar foramlitas menjalankan program atau menghasilkan anggaran tapi pelatihan yang benar-benar berkuaitas. Model pelatihan berkualitas ini biasanya berbentuk pedampingan selama waktu tertentu.

Program pendampingan sangatlah dibutuhkan oleh guru-guru kita di daerah, karena keterbatasan akses membuat para guru tidak bisa mendapatkan pelatihan-pelatihan yang mereka butuhkan.

Itulah yang dilakukan oleh Djalaluddin Pane Foundation, yaitu dengan menempatkan tim supportnya di daerah-daerah pendampingan selama 6 bulan. Keren kan, jarang sekali ada program yang seperti ini. Kalau ada yang serupa boleh juga sharing disini agar menambah motivasi kita bersama.

Saya merasa yakin bahwa pendidikan kita akan semakin baik dan saya yakin juga guru-guru hebat tidak hanya lahir dari kota saja. Bahkan guru hebat yang kreatif justru saya melihat dari daerah-daerah cobalah anda berteman dengan beliau-beliau ini Mas M Subakri, Ayo Mendidik, Rudy Hilkya, Yusrizal Panjaitan, Andy Hermawan, Presentasi Guru, Urip Rukim, (Saya promosikan secara gratis…he..he..) dan guru-guru hebat lain yang kelak akan saya share kembali.

Jangan pernah berhenti belajar ! karena guru yang hebat adalah mereka yang terus mau memantaskan diri.

Kota Medan, 06 Agustus 2016
www.motivatorpendidikan.com

Foto Keren Karya : Ms Saufaedok

124683432303029262524162115101333

Advertisements