Tags

, , ,

Namin AB dan Mustopa Nahra

Motivatorpendidikan.com – Sabtu, 15 November 2015 saya memiliki kesempatan untuk mendampingi bang Mustofa Nahrawardaya untuk menjadi moderator dalam acara pengajian bulanan PCM Cileungsi. Pada acara juga hadir Bapak Anton Medan sebagai pembicara berikutnya.

Sosok bang Mustofa adalah sosok yang cerdas dan juga tegas, namun disisi lain pembawaan yang cool menjadikan siapapun orang yang pertama kali berkenalan dengannya akan langsung mencair. Salah satu tampilan yang mencolok adalah beliau dalam banyak kesempatan selalu menngunakan peci berbentuk bulat.

Untuk mencari profil bang Mustofa Nahrawardya di google cukup susah, padahal dari pencarian google sangat banyak orang yang ingin mengetahuinya. Berikut data singkat yang saya peroleh tentang beliau.

Namin AB dan Mustopa Nahra w

Mustofa B Nahrawardaya lahir di Klaten tanggal 12 Juli 1972, beliau pernah menempuh pendidikan di SMA Muhammadiyah Klaten dan IKIP Surabaya. Aktivitas beliau adalah sebagai pengurus Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dalam beberapa kesempatan beliau juga sering disebut sebagai Pengamat Timur Tengah, Aktivis Muda Muhammadiyah, Pengamat Islam dan berbagai sebutan yang lainnya.

Mustopa Nahra Wardana

Bang Mustofa adalah orang yang sangat konsen terhadap perkembangan dunia Islam Internasional, terutma pada isu-isu politik islam seperti perkembangan Isis, Palestina, Suriah, serta kajian timur tengah lainnya. Beliau juga sangat kritis pada isu-isu kristenisasi, liberlaisasi, Pluralisme, Syiah dan lain sebaginya.

Namin AB anton Medan 1

Selanjutnya adalah kita mengenal sosok bang Anton Medan, beliau dikenal sebagai Tokoh Muslim Tionghoa yang kini menjabat sebagai Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI).

Untuk mencari sosok beliau di google sangat mudah bahkan profil beliau suda tersedia di wikipedia.org. berikut adalah Profil Anton Medan :

Anton Medan (lahir dengan nama Tan Hok Liang; lahir di Tebing Tinggi, Sumatera Utara, 10 Oktober 1957; umur 58 tahun) adalah mantan perampok dan bandar judi yang kini telah insaf. Ia memeluk agama Islam sejak 1992. Ia mendirikan rumah ibadah yang diberi nama Masjid Jami’ Tan Hok Liang. Masjid itu terletak di areal Pondok Pesantren At-Ta’ibin, Pondok Rajeg, Cibinong. Banyak tuduhan-tuduhan yang diarahkan padanya seputar keterlibatannya dalam kerusuhan Mei 1998. Dan dia juga pernah masuk penjara sewaktu masih menjadi perampok dan bandar judi.

Namin AB anton Medan

Advertisements