Tags

, , , , , ,

gambar mekah

Sumber Gambar : www.flickr.com

Beberapa minggu ini saya sedang serius mempelajari pendidikan parenting, terutama pendidikan parenting berbasis Islam.Kenapa demikian, karena saya termasuk meyakini bahwa ada yang salah dengan konsep pendidikan di negeri kita, pendidikan kita yang ada saat ini bisa diyakini bukanlah  dari Islam. lebih dalam tentu harus kita pelajari dengan fakta- fakta sejarah. Contohnya adalah adanya larangan menghafal untuk anak-anak usia TK dan SD, pertanyaan apakah ini benar dan siapa yang mencetuskan sesungguhnya?. Nampaknya kita harus belajar sejarah lebih serius dan banyak-banyak membaca buku.

Saya termasuk orang yang senang membaca sirah nabawi dan sahabat serta biografi para ulama. Jika sahabat mempunyai kesukaan yang sama dengan saya, maka disana bisa kitemukan bahwa banyak para sahabat dan ulama yang mereka hafal Al-Qu’an dan Hadits sejak usianya masih sangat kanak-k.anak sejak usia kanak-kanak pula mereka sudah belajar dengan ulama-ulama terbaik. pertanyaannya bagaimana mereka bisa hafal Al-Qur’an dan Hadits sejak kecil, maka jawabannya adalah tentu dengan menghafal,  Inilah konsep pendidikan Islam. Kita juga bersyukur kini lomba-lomba Tahfidz di Indonesiaa sungguh luar biasa, banyak diantara peserta saat usianya belum genap enam tahun sudah menjadi Hafidz dan ini sudah dibuktikan oleh Abu Musa.

Apa yang saya lakukan dengan terus belajar tentang ilmu parenting adalah bagian dari kewajiban saya sebagai orang tua dan pendidik. Dizaman era digital ini, sebagai orang tua dan pendidik kita harus benar-benar menanamkan aqidah yang kuat kepada anak-anak kita, agar mereka tumbuh menjadi anak yang soleh dan solehah. Maka sudah seharusnya kita terus memantaskan diri jadi orang tua terbaik bagi anak-anak kita, jadilah orang tua yang berwibawa sekaligus dibagakan oleh anak-anak kita, jadilah kita idola dan teladan yang terbaik bagi anak-anak kita.

Kenapa Saya Menggagas Sekolah Akhlak?

Jawabannya adalah karena saya ingin menerapkan kosep pendidikan parenting Islam dalam mendidik anak-anak. Tentu hal ini perlu sebuah perjuangan dan ilmu yang mendalam, oleh sebab itu mari kita terus belajar. Di Sekolah Akhlak pendidikan parenting Islam kita ajarkan melalui pelajaran khusus setiap hari sabtu yaitu membacakan kisah 60 Biografi Sahabat Nabi. Apa yang kita lakukan adalah untuk memberikan inspirasi tentang akhlak mulia, semangat, keteguhan, kegigihan, keberanian para sahabat dalam menemukan dan memperjuangkan Islam. Setiap setahun sekali kami juga mewajibkan siswa-siswa disekolah akhlak untuk naik keatas panggung membacakan sirah sahabat yang sudah dipelajari, dengan demikian anak-anak akan tumbuh seperti mulianya para sahabat nabi.

Parenting Nabawiyah ?

Parenting Nabawiyah adalah konsep pendidikan Islam berdasarkan Rasulullah Muhammad SAW dan para Nabi serta Rasul yang lain. Parenting Nabawiyah adalah sebuah konsep mendidik anak-anak berdasarkan contoh real yang pernah dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Kita tahu bahwa keluarga Rasulullah adalah keluarga yang sangat mulia, bahkan Rasullah dan anak-ananya juga menikah orang yang sangat mulia, sehingga menghasilkan keterunan yang luar biasa. Rasulullah adalah manusia yang sangat menyayangi dan mencintai anak-anak, hal ini bisa kita pelajari tentang sejarah kehidupan Rasullah. Rasullah juga adalah sosok yang sangat memulaikan para istrinya, para sahabat dan kaumnya. Oleh sebab itu, yuk kita terus belajar tentang bagaimana Rasulullah mendidik, Insya Allah keberkahan akan kita peroleh.

parenting nabawiyah

Ustadz Budi Ashari, Lc adalah sosok yang luar biasa mengkampanyekan gerakan Parenting Nabawiyah, beliau adalah ahli sejarah Islam. sekitar 8 tahun yang lalu saat saya melaksanakan i’tikaf di Masjid At-Tin disitulah pertama kali saya mendengarkan kajian sirah nabawi yang disampaikan oleh Ustadz. Budi Ashari, Lc. dan dari situalah kemudian saya tertarik untuk membaca buku-buku sirah. Terimakasih ustadz, karena engkaulah kini saya tertarik dengan buku-buku sirah dan bersemnagat untuk mempelajari parenting nabawiyah.

Sosok ustadz Budi Ashari, Lc , kini bukanlah sosok yang asing, karena kalau anda sering melihat tayangan khalifah di trans 7, maka sosok cerdas ini sering tampil dalam acara tersebut. untuk mengetahui lebih lengkap tentang Parenting Nabawiyah, sahabat bisa berkunjug ke website yang beliau miliki http://www.parentingnabawiyah.com/

Profil Ustadz Budi Ashari,Lc.

Berikut ini adalah profil beliau yang saya peroleh dari website http://www.parentingnabawiyah.com/

Budi Ashari, Lc, lelaki kelahiran Tulungagung, 17 April 1975 ini adalah suami dari Alfi Zulhidayati. Alhamdulillah, kini pernikahannya telah dianugerahi 4 orang anak: Dihya, Usamah, ‘Aisyah, dan Hamna.

Salah satu lulusan terbaik dengan predikat cumlaude dari Fakultas Hadits dan Studi Islam di Universitas Islam Madinah, Saudi Arabia ini telah lebih dari 6 tahun mengkaji dan berdiskusi untuk mengeksplorasi konsep dan sistem Islam. Beliau yakin bahwa sejarah itu berulang. Jika muslim berhasil menggali ilmu dan pelajaran dari sejarah Islam, maka Insya Allah kita bisa menerapkan dan mendapatkan hasil yang sama dengan generasi  terbaik di zaman Rasulullah.

Direktur Lembaga Kajian dan Studi Ilmu Peradaban Islam Cahaya Siroh dan Pembina Parenting Nabawiyah ini memiliki obsesi besar untuk menghadirkan kurikulum pendidikan yang dapat mengembalikan kejayaan Islam.

Setelah diskusi demi diskusi, 2012 adalah tahun pertama aplikasi dengan konsentrasi: Pendidikan dan Parenting. Alhamdulillah telah dibangun Kuttab Al Fatih Pilar Peradaban, sebuah institusi pendidikan untuk anak-anak usia 5-12 tahun yang terinspirasi dari sejarah peradaban Islam yang gemilang. Antusiasme besar masyarakat muslim menyambut oase di gurun sahara peradaban ini membuat antrean panjang orangtua yang hendak mendaftarkan anaknya. Belum genap setahun,subhanallah sudah ada 4 cabang Kuttab yang dibuka di beberapa wilayah: Purwakarta (cabang pertama), Ceger Jakarta Timur, Jati Asih Bekasi, dan Semarang.

Sosok pembelajar yang gemar menulis ini menjadi salah satu inspirator, pendiri, dan penulis rutin website cahayasiroh.com, dan parentingnabawiyah.com.

Majalah “Ghoib”, Sinetron “Astaghfirullah” (SCTV) dan reality show “Kehebatan Ruqyah” (Lativi) adalah beberapa produk yang hadir dengan sentuhan ide-ide kreatifnya. Sejak November 2011 hingga saat ini, sosoknya kerap muncul di televisi mengisi acara Khalifah Trans7 tentang  sejarah Islam. Kini, bersama Tim Al Fatih TV, beliau baru saja mengeluarkan karya terbaru: Keseharian Nabi, tayangan syahdu kontemplatif yang mengupas kehidupan Nabi dalam 24 jam utuh.

Dengan motto hidup: Jangan pernah beristirahat sebelum sebelah kaki kita menginjak di surga, kita akan merasakan semangatnya dalam menggali kedahsyatan sejarah kehidupan generasi Rasulullah SAW, sehingga melahirkan kembali konsep aplikatif kebangkitan Islam. Berupaya mengembalikan kekuatan muslim dalam membangun peradaban Islam di pentas dunia. Bermodal keyakinan, berharap kebesaran.Biidznillah..

Beberapa buku yang telah beliau terbitkan:

1. Ketika Hidup Selalu Terasa Sial, 2006

2. Inspirasi dari Rumah Cahaya (Serial Parenting Nabawiyah), 2011

3. Modul Kuttab Satu (Seri Kuttab Al Fatih Pilar Peradaban), 2012

4. Kemanakah Kulabuhkan Hati Ini (Serial Parenting Nabawiyah), 2012

5. Remaja, Antara Hijaz&Amerika (Serial Parenting Nabawiyah), 2012

Berikut, karya yang (Insya Allah) akan menyusul diterbitkan:

1. Potret Keluarga dalam Quran

2. Fiqih Siroh Pendidikan Islam

Saya saranakan sahabat untuk menyimak video-video berikut ini Insya Allah akan membuka cakrawala kila tentang konsep parenting nabawaiyah.


Semoga Bermanfaat. Amin….

Poster Training Ujian Nasional

Header Motivator Pendidikan GIF

Advertisements