Tags

, , ,

_MG_0067

Apa kabar Sahabat? Semoga pagi ini semangat mendidik generasi terbaik akan terus menggelora dan tak mengenal lelah.

Orang tua dan Guru merupakan sosok sentral dalam pendidikan anak, merekalah yang menentukan masa depan anak-anaknya, ditangan orang tua dan gurulah masa depan anak-anak, jika keduanya bersinegeri dalam menerapkan pendidikan yang kompak, Insya Allah masa depan anak akan cemerlang. Namun jika keduanya tidak saling bersinergi, maka yang ada adalah kebingungan anak dalam mengikuti, siapakah sosok yang harus di ikuti gurunya atau orang tuanya.

Sebagai orang tua dan guru, sudah sepatutnya kita terus belajar, Jadilah Orang Tua dan Guru Pembelajar. Karena seorang pembelajar akan terus berusaha mendidik dengan cara-cara terbaik, belajar dari pengalaman, belajari dari tingak pola anak-anak kita sendiri.

Jangan Jadi Guru dan Orang Tua Lontong Basi !

Zaman terus berkembang, peradaban semakin maju, teknologi semakin canggih, pergaulan semakin bebas, dan pendidikan semakin liberal. Jika kita sebagai orang tua dan guru tidak mau meningkatkan kapasitas dirinya untuk terus belajar, maka bisa jadi kita seperti lontong basi.

Menjajakan lontong basi, tidaklah mungkin ada peminatnya bahkan menawarpun tidak, betapapun kita tawarkan dengan harus naik turun bus, dari terminal ke terminal, dari warung ke warung, tak mungkin akan ada orang yang mau menikmati sajian lontong basi kita.

Begitu juga dalam mendidik dan mentrasfer ilmu pengetahuan, jika yang kita sampaikan adalah pendidikan yang sudah tidak relevan lagi dengan masa sekarang, maka akan sulit diterima anak-anak kita. Anak-anak kita saat itu hidup pada era digital, maka sudah sepatutnya kita juga memahami era ini, bahkan kita wajib lebih tahu dari anak-anak kita.

Namun pendidikan masa lalu juka tentu penting kita sampaikan, terutama pelajaran sejarah yang bisa menggugah anak-anak kita agar tumbuh semangatnya dalam belajar dan menggapai masa depan.

Yuk, terus kita tingkatkan kapasitas pengetahuan dan keterampilan diri, jadilah guru dan orang tua pembelajar.

Terimakasih, semoga bermanfaat….

Advertisements