Tags

, , , ,

change-greensign1

 Sumber gambar:www.the-marketeers.com

“Saya teringat beberapa tahun yang lalu Prof. Arief Rahman mengatakan, Jangan cepat mengatakan orang sesuatu yang buruk pada saat ini, tapi lihat diakhir hayatnya, apakah dia meninggalkan dalam keadaan menjadi orang yang baik atau dalam keadaan orang yang buruk”

Motivator Kreatif- Apa kabar sahabat ? semoga sahabat dan saya terus memantaskan diri untuk menjadi Guru Inspiratif.

Sahabat saat bulan Ramadhan yang lalu ketika saya sedang I’tikaf di sebuah Masjid, saya dikagetkan dengan seseorang yang memakai jubah putih, sayapun menyapanya, “Apa kabar Ganteng (bukan nama sebenarnya), ?, Alhamdulilah baik pak, lagi i’tikaf ya pak. begitu jawabnya.

 

Kemudian saya tanya apa aktivitasmu sekarang, luar biasa yah perubahannya dan kamu ikut kajian dimana? Jawab Ganteng “Saya sekarang kuliah di Jakarta Pak, Jurusan Bimbingan Konsuling (BK) dan sekarang saya kerja di Biro Perjalanan Haji, o ia saya ikut kajian disana (……………) Pak!.

Wah, Hebat yah, Kuliahnya BK Lagi. Wah nanti kamu akan merasakan bagaimana “Senangnya” Jadi BK ngurusin anak-anak bermasalah, he..he… . Gantengpun tertawa.

Sahabat tahukah anda siapa Dia?

6 Tahun yang lalu Ganteng adalah murid saya waktu SMP, saat sekolah SMP ganteng adalah murid pembakang, bandel, bragajul dan julukan-julukan lainnya (sebutan bagi orang yang pernah mengenalnya dulu). Saya masih ingat kejadian paling sadis, saat dia memanjat tembok sekolah lewat belakang dan ketahuan oleh saya, langsung saya tarik dan dorong, eh..eh.. dia malah mukul saya. Astagpirulloh…. itulah kalimat yang sempat keluar pada saat itu, karena saya kaget ada juga murid yang berani sama gurunya.

Itu hanya satu dari kejadian yang cukup “menyayat hati kami’ ada banyak kejadian yang kami harus menahan sabar yang luar biasa untuk menghadapi murid seperti ganteng. Sikapnya sang “senga” kata orang-orang, apa yah “senga”? kurang sopan atau tidak berakhlak kali sama orang tua, adalah ciri khas kepribadiannya.

Namun saya selalu punya keyakinan dan berdoa, kelak pada waktunya semoga Allah menakdirkan murid-murid saya yang seperti itu justru menjadi Agent Of Change dalam membuat kebaikan-kebaikan.

Hikmah dari cerita ini

Sebagai guru, saat kita berhadapan dengan murid-murid seperti ini memang terkadang membuat kita merasa kesal dan sungguh menguji kesabaran kita. Namun teruslah berdoa untuk kebaikan mereka dimasa yang akan datang, bisa jadi kita dulu seperti itu karena atas doa guru-guru kitalah saat ini kita tumbuh menjadi pribadi yang baik. Alhamdulillah terimakasih guruku…….

Sebagai orang tua saat kita punya anak seperti itu tetaplah sabar dalam mendidiknya, karena saya banyak menemukan ada banyak orang-orang soleh dari keluarga baik-baik, kadang anaknya justru sikap bertentangan dengan orang tua dan bahkan bersebrangan dengan da’wah yang dilakukannya. Berdoalah terus kepada Allah, semoga kelak Allah menjadikannya orang-orang soleh atau solehah sambil terus membimbingnya kearah yang benar.

Semoga kisah singkat ini menjadi pelajaran berharga bagi kita serta menjadi penguat hati bagi orang tua yang memiliki persoalan seperti ini. Saya berdoa untuk diri saya dan sahabat semua, semoga Allah menjadikan kita sebagai teladan terbaik bagi anak-anak kita.Amin…….

Advertisements