Tags

, , , ,

Buku Surat untuk mendikbud

Motivator Kreatif- Buku ini adalah buku pemberian Om Jay (Wijaya Kusumah) saat kami bersama-sama mengisi acara pelatihan NgeBlog angkatan 5 di SMK Bahagia Kota Bandung. Saat itu om Jay membawa setumpuk buku yang dari judulnya membuat saya penasaran. Buku dengan judul “SURAT UNTUK MENDIKBUD” ini adalah sebuah buku Inspiratif yang diterbitkan oleh Ikatan Guru Indonesia.

Membaca Buku “Surat Untuk Mendikbud” yang menurut penjelasan adalah hasil tulisan karya anak-anak bangsa alias Pelajar yang pernah menjadi “Korban Kekejaman” Ujian Nasional (UN), membuat saya merinding. Saya merasakan sendiri bahkan saya adalah yang termasuk protes keras terhadap bobroknya pelaksanaan Ujian Nasional, bukan Ujiannya yang yang saya masalahkan, tapi “Kejahatan” dari semua proses itu. Saya menahan tangisan selama 4 tahun, setelah mengingatkan kepala sekolah agar tidak perlu memeriksa hasil Ujian Nasional siswa-siswa kami, selama 4 tahun ini juga saya merasa kecewa luar biasa terhadap kepala sekolah dan teman-teman yang ikut barisan yang mempertaruhkan moral dan kejujuran. Saya sering mengatakan :

Pak, apa gunanya pendidikan akhlak yang kita berikan selama 6 tahun ini, apa jadinya jika ternyata kita sendiri yang melanggar norma-norma akhlak mulia yang kita gaung-gaungkan di sekolah Islam ini. Pak, percayalah Allah akan memberikan hasil yang terbaik buat anak-anak kita, ingat pak anak-anak kita saja tidak pernah menuntut untuk membetulkan ujian mereka. Tapi kenapa kita ketakutan anak-anak tidak lulus. Ingat, pak Allah maha melihat apa yang kita lakukan. Saya sudah mengingatkan bapak, selanjutnya silakan bapak sendiri yang bertanggung jawab terhadap Allah SWT.

Pesan ini saya sampaikan selama 4 tahun berturut-turut, selama 4 tahun ini pula, pesan saya tak pernah di dengarkan, akhirnya saya bertekad jika saya menjadi kepala Sekolah, maka tidak boleh ada “Kejahatan Ujian Nasional” ya itu komitmen dari saya. Maka mimpi saya tidak lagi ada ujian Nasional, agar saya tidak terjerumus kedalam dosa berjamaah tersebut.

 

Buku Surat Untuk Mendikbud

 

Oke, kembali ke Buku“Surat Untuk Mendikbud”. O, ia saya yakin diantara anda ada juga yang mengalami persoalan yang sama kan? saya yakin adalah, atau jangan-jangan anda masuk kedalam “Mafia Ujian Nasional” Wah, bahaya kalau begitu segeralah bertaubat minta ampun kepada Allah SWT, Kembali kejalan yang benar. 

Ya, buku ini salah satunya mengungkapan adanya Mafia Ujian Nasional, yaitu kelompok yang menghancurkan kepercayaan diri para pelajar sehingga akhirnya dia lebih percaya terhadap bocoran soal dan tentu para mapia ini mendapatkan keuntungan yang besar. Sungguh nyata Ujian Nasional tela terjadi kecurangan yang dilakukan secara masif (meminjam bahasa gugatakan tim Prabowo Hatta ke MK). Kenapa demikian, tidak akan ada bocoran soal, kalau tidak ada soalnya. Maka kredibilatas pembuat soal, percetakan dan diknas pendidikan adalah orang-orang yang terlibat di dalamnya, bahkan bisa jadi pembuat soal itu sendiri.

Sungguh aneh, hanya karena uang “mereka rela mengadaikan Intelektual mereka”. Mereka tidak pernah berfikir bahwa uang yang mereka makan dari kecurangan tersebut uang yang syubhat atau bahkan mungkin uang haram. Semoga mereka juga segera bertaubat.

Nah, mungkin sampai disini dulu, saya mau ngajar dulu nih. Selanjutnya lebih lengkap anda baca saja buku ini, saya katakan Wajib bagi anda yang bergelut dalam dunia pendidikan.

Terimkasih, semoga bermanfaat. Follow me @guruberakhlak.

Advertisements