Tags

, , , , , , ,

Sekolah Akhlak SD Muhammadiyah 03 Cileungsi

Motivator Pendidikan Kreatif-Pagi ini sebuah pesan Inbox masuk di Facebook saya dari seoran ibu yang mungkin juga merasakan kegaulan seperti banyaknya guru saat ini. Maklum menerapkan kurikulum baru dengan workshop yang sangat singkat memang tidak mudah. Oleh sebab itu saran saya untuk para Kepala Sekolah dan Pengelola Pendidikan segeralah untuk mengadakan sosialisasi dengan orang tua murid sebelum KBM secara efektif dimulai, agar orang tua murid memahami secara utuh tentang Kurikulum 2013

Berikut ini pertanyaan dari seorang ibu :

assalammualaikum Mr. HeadMaster… mau minta tolong..sudilah kiranya Bapa menulis ringkasan singkat padat dan mudah dicerna ibu” rumah tangga macam sya tentang kurikulum yg baru..supaya kami para al ummu madhrasah al ula..bisa dpt gambaran what should do..terima kasih sebelumnya…mudah”an menjadi ladang manfaat utk Bapa di yaumil akhir nanti..hehehe..rayuan.com…ditunggu Pa..jazzakallahu..

Berikut ini uraian singkat saya tentang bagaimana kita memaknai kurikulum 2013, dari berbagai sumber yang saya dapatkan :

Perubahan Paradigma kurikulum 2013 :

Kurikulum 2013 merupakan sebuah pembelajaran yang menekankan pada aspek afektif atau perubahan perilakku dan Kompetensi yang ingin dicapai adalah kompetensi yang berimbang antara sikap, keterampilan, dan pengetahuan, disamping cara pembelajarannya yang holistik dan menyenangkan.

Pendekatan Pembelajaran :

Kurikulum 2013 untuk SD, bersifat tematik integratif dantingkat SMP & SMA (Kompetensi dikembangkan melalui: Mata pelajaran); sedangkan tingkat SMK (Kompetensi dikembangkan melalui: vokasional). Semua mata pelajaran menggunakan diajarkan dengan pendekatan yang sama yaitu menggunakan pendekatain saintifik, yang menggunakan 5 M : Mengamati,Menanya, Mengumpulkan Informasi, Menalar dan Mengkomunikasikan.

Berikut ini penjelasannya :

mengamati mengamati2

menanya

mengumpulkan informasi

Menalar

Mengkomunikasikan

Penilaian :

Cakupan Penilaian Menurut Kurikulum2013
Di dalam Kurikulum 2013, kompetensi inti (KI) dirumuskan menjadi 4 bagian yaitu:

  1. KI-1: kompetensi inti sikap spiritual.
  2. KI-2: kompetensi inti sikap sosial.
  3. KI-3: kompetensi inti pengetahuan.
  4. KI-4: kompetensi inti keterampilan.

Pada tiap materi pokok tertentu akan terdapat rumusan KD untuk masing-masing aspek KI. Jadi, pada suatu materi pokok tertentu, akan selalu muncul 4 KD sebagai berikut:

  1. KD pada KI-1: aspek sikap spiritual (untuk matapelajaran tertentu bersifat generik, artinya berlaku untuk seluruh materi pokok).
  2. KD pada KI-2: aspek sikap sosial (untuk matapelajaran tertentu bersifat relatif generik, namun beberapa materi pokok tertentu ada KD pada KI-3 yang berbeda dengan KD lain pada KI-2).
  3. KD pada KI-3: aspek pengetahuan
  4. KD pada KI-4: aspek keterampilan

Penilaian Otentik

Penilaian kurikulum 2013 dalam Raport untuk SD Menggunakan Deskriftif dan Skala angka. Tidak lagi menggunakan Nilai angka seperti 100, 90, atau 80.

Contoh  Raport :

Mau lihat contoh Format Raportnya silakan lihat disini 

Peran Orang Tua :

Lalu apa peranan orang tua dalam kurikulum 2013, orang tua memiliki peranan penting dalam mendampingi dan membimbing anak di rumah. Dalam pembelajaran kurikulum 2013, setiap anak akan terlihat potensinya masing-masing. Oleh sebab itu orang tua harus bisa memahami, bahwa setiap anak punya potensi yang berbeda.

Orang tua jangan memaksakan anaknya untuk mengikuti Les atau Private mata pelajaran tertentu yang diluar kemampuannya, sebaiknya anak di asah bada potensi yang paling unggul dibidangnya, karena ahli itu hanya pada satu bidang tidak semua bidang.

Yang perlu diketahui oleh orang tua, bahwa dalam kurikulum 2013 khususnya sekolah dasar tidak ada lagi PR (Pekerjaan Rumah).

Demikian penjelasan singkat tentang kurikulum 2013, semoga bermanfaat. Follow me @guruberakhlak

 Poster Training Ujian Nasional

Header Motivator Pendidikan GIF

Advertisements