Tags

,

Buku On Karya Jamil Azzaini

 

Sahabat @guruberakhlak kali ini saya ingin berbagi kembali dengan anda semua, nah saykin di antara anda ada yang pernah baca Buku Ini kan? Buku Karyanya Bang Jamil Azzaini. Bukunya terdahulu Kubik Leadearship juga pernah anda baca kan? jika belum ayo segera beli agar kita termotivasi dalam hidup dan Insyallah hidup kita akan semakin berkah.

Membaca Prolog buku ON, membuat saya terus terbayang apa yang harus saya lakukan? ya yakin setiap kita punya persoalan hidup masing-masing yang tentu berbeda dengan yang lain, atau mungkin anda saat ini sedang menikmati hidup yang indah bersama keluarga, tapi yakinkah bahwa hal itu  tidak akan ada nikmati selamnaya. saya jadi teringat guru senior saya Ir.Firmansyah Azharul, ketua Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi, beliau mengatakan :

Hidup kita mungkin bisa jadi sudah cukup untuk diri kita dan keluarga kita, tapi apakah kita akan menjadi manusia egois dengan tidak peduli terhadap orang-orang disekitar kita, terus siapa yang akan memikirkan generasi masa yang kan datang, kalau bukan kita sebagai pendidik.

Begitulag beliau memotivasi saya dana teman-teman, karena motivasi itulah kita terus bersemangat dalam melaksanakan aktivitas sosial yang tujuannya membangun pendidikan Indonesia menjadi lebih baik.

Buku ON, membuat saya harus segera Move ON, Keluarga dari Zona nyaman dan perbanyak teman-teman yang punya visi hidup yang membuat kita bersemangat. saya memang belum selesai membaca buku ini, tapi entah kenapa baru baca bagian satu saja tentang “Vision” saya semakin bersemangat untuk terus melanjutkan perjuangan saya lewat gerakan “Mendidik dengan Akhlak” karena saya meyakini salah satu cara terbaik mendidik adalah dengan keteladan.

Buku On membimbing kita untuk  menjadi manusia SuksesMulia, bukan hanya di dunia tapi juga di akhirat. SuksesMulia kini menjadi Brand dari Bang Jamil Azzaini, Inspirator SuksesMulia, itulah julukan bagi bang Jamil Azzaini. beliau punya target untuk menginspirasi sebanyak 25 Juta orang. luar biasa kan, dari 25 Juta orang tersebut diharapkan akan ada 10 ribu yang dinataranya menjadi kader Inspirator. Insyallah saya akan menjadi bagian dari 10 ribu orang tersebut. Walau saya belum pernah bertemu langsung atau berbincang lewat dunia online, tapi saya yakin suatu saat saya akan bertemu dengan beliau, untuk berguru langsung denga masternya Inspirator SuksesMulia.

Membaca Visi bang Jamil Azzaini dan anak-anaknya membuat saya merinding. begitu dahsyat mereka memilki Visi, terutama ketika Bang Jamil Azzaini memiliki VISI akhirat untuk bisa memeluk Rasulullah.subhanallah, pantaskah kita sebagai manusia biasa bisa memeluk Rasullah. oleh sebab itu untuk memataskannya tentu kita harus memperbaiki dan meningkatkan ibadah kita kepada Allah dan tentu harus banyak berbagai dengan banyak orang, memberi kemaslahatan untuk umat. Termotivasi dengan Muhammad Al-Fatih yang menaklukan Konstaninopel, tentu untuk menaklukan konstantinopel Muhammad Al-Fatih memataskan diri dulu, subhanallah saat usia 8 Tahun sudah hafal Al-Qur’an. begitulah kita seharusnya, dengan siapa kita ingin bertemu dan apa yang ingin kita capai,  maka pantaskanlah diri kita dulu untuk menjadi manusia yang terbaik.

Yang terpenting dari Visi yang bisa di contoh dari Bang Jamil Azzaini dan anak-anaknya adalah kemauan berbagai untuk orang disekitaryna, melakukan gerakan sosial, menumbuhkan generasi sukses mulia. Subhanallah semoga semakin banyak orang yang memilki keinginan untuk terus berbagi menyukseskan orang lain setelah dirinya sukses.

Setelah membaca buku ini pada bagian Vision dan membaca cerita singkat Muhammad Al-Fatih, saya semakin yakin akan perjuangan yang sedang saya lakukan bersama istri tercinta. sejak setahun yang lalu saya mulai melakukan gerakan sosial bersama instri tercinta, dengan memanfaatkan halam rumah yang berukuran kurang lebih 20 Meter. membina generasi sejak dini, itulah yang kami lakukan, kami sadar untuk membangun bangsa ini menjadi lebih baik maka harus dimulai dari keluarga dan dari generasi anak-anak. Alhamdullah TPA yang kami gratiskan tersebut kini telah menyadarkan para orang tuanya, sehingga atas takdir Allah kini bukan hanya TPA Al-Ukhuwah tapi juga Majelis Ta’lim Al-Ukhuwah. kedepan visi hidup kami adalah ingin menumbuhkan orang tua, pendidik dan generasi yang berakhlak, minimal di lingkungan perumahan saya dulu. saya bercita-cita membangun gedung pertemuan untuk kajian-kajian dan pembinaan akhlak bagi orang tua dan generasinya, semoga Allah Memudahkan.

Insyallah tulisan ini akan bersambung ke ActiON, PasiON, dan CollaboratiON, 

Terimakasih semoga bermanfaat

Namin AB Ibnu Solihin

Advertisements