Tags

NAMIN AB

 

Bersama Prof.Sylviana Murni dan Teman-teman Pasca Sarjana Uhamka angkatan Tahun 2009, Kuliah Kapita Selekta di Vila Kuning Lido Kab.Bogor

Namin AB

 

Namin AB dan Kawan-kawan wiro Sableng di Vila Kuning Lido Kab.Bogor

Namin AB

Namin AB bersama arjuna Prof.Sylviana Murni

Sahabat @guru berakhlak, anda pasti kenal dengan Prof.Sylviana Murni kan? beliau adalah wali kota perempuan pertama di Indonesia dengan gelar Profesor. tahun 2009 saya berkesempatan untuk bisa menikmati kuliah di Pasca Sarjana Uhamka kampus Matraman, saya tidak menyangka bisa didik oleh beliau selama satu semester. Prof.Sylviana buat saya dan teman-teman begitu mengesankan, baik dari karir, kepribadian dan juga semangatnya untuk mendidik.saat mengajar kami waktu itu beliau masih menjabat sebagai wali kota Jakarta Pusat. berikut ini sosok Prof.Sylviana menurut saya :

Prof.Sylviana sosok yang Cerdas

Cerdas, Saya yakin itulah kesan pertama orang yang pertama kali melihat beliau, tampil dengan berwibawa dan telihat smart, cara bicaranya lugas dan tegas. beliau adalah sosok pembelajar, kesibukannya sebagai wali kota tidak membuat beliau untuk mati berkarya, dari tangannya lahir tulisan dalam buku pendidikan dan juga beliau rajin menulis di bloggnya http://sylvianamurni.wordpress.com/. kecerdasannya memang menjadi daya tarik bagi setiap orang yang berinteraksi dengannya.

Sosok yang sederhana 

Begitulah kesan saya, walau menjabat sebagai wali kota dan bergelar Profesor, tapi beliau mau berinteraksi dengan saya yang hanya mahasiswa biasa juga dengan teman-teman yang lainnya. waktu itu saya menjadi manager kelas, jadi saya banyak berhubungan dengan asisten beliau tentang perkuliahan dan tugas-tugas kuliah beliau. bahkan beliau men support kita untuk terus melanjutkan kuliah ke Program Doctor.

Sosok yang relegius

Pertama kali membuka perkuliahan beliau mengucapkan salam serta dengan muqadimah yang cukup paseh. beliau memperkenalkan diri lewat pengalaman hidupnya yang luar biasa dari seorang staff biasa kemudian menjadi wali kota. beliau juga bercerita tentang pengajian rutin yang dilaksankan di rumahnya, beliau juga berbicara tentang agama. saat itu beliau berpakaian dengan rok dan tanpa menggunakan kerudung, sementara semua mahasiswa dikelas saya berkurudung. tiba-tiba keluarlah ucapan beliau :

pasti diantara bapak dan ibu ada yang berbicara dalam hatinya kok Prof.Sylviana kayak pasih berbicara agama tapi kok gak pake jilbab sih?

begitulah kira-kira ucapan beliau, mungkin beliau sudah merasa diri. dan yang dalam hati berkata begitu salah satunya adalah saya, he..he.. Prof.Sylviana bicara agama tapi dirinya sendiri kok tidak berkurudung bukannya jilbab itu wajib, he..he… itulah ungkapan hati saya. lalu beliau menjawab sendiri pertanyaanya:

Ibu dan Bapak saat ini saya terus untuk meningkatkan pemahaman saya tentang agama Islam, jadi Insyallah jika saya sudah mantap dan yakin insyallah saya akan segera memakai jilbab.

begitulah kira-kira jawaban dari pertanyaan beliau sendiri. lalu apakah sekarang sudah berjilabab? dari pantau saya melihat di twitternya sih kayanya beliau sudah berjilbab, mudah-mudahan istiqomah jangan kaya artis kadang berjilbab kadang enggak.

Prof.Sylviana

Foto Profil Twitternya, maaf yang bu saya copy/Twitter beliau ;@sylvianamurni

Sosok yang Peduli dan tidak money oriented dalam mendidik

Begitulah saya mengenal beliau, dari kabar yang saya peroleh Prof.Sylviana waktu menjadi wali kota Jakarta Pusat dan mengajar di Pasca Sarjana Uhamka beliau tidak pernah mengambil gajinya sebagai dosen untuk kebutuhan hidupnya. Selain itu kami juga melihat kepedulian beliau yang luar biasa saat kami di undang ke vila kuningnya di lido bogor, beliau menyiapkan segalanya untuk kami, tempat dan makan dan semuanya gratis, luar biasa.

Sosok yang penuh dedikasi dan memilki integritas serta semangat yang tinggi 

Dedikasi, integritas dan semangatnya untuk dunia pendidikan tidak diragukan lagi, sekelas wali kota masih mau menjadi Dosen di Uhamka Jakarta, bertemu dengan saya dan teman-teman yang lainnya.

Sahabat @guruberakhlak begitulah sosok Prof.Sylviana yang saya kenal, mungkin anda punya pengalaman yang sama atau yang mungkin juga berbeda.

Semoga bermanfaat

Namin AB Ibnu Solihin

Advertisements