Tags

, , , , , ,

guru berakhlak

Apa kabar sahabat @guruberakhlak ? di pagi ini yang mendung ini, kembali saya ingin berbagi dengan sahabat @guruberakhlak . Medung tak membuat semangat kita untuk terus berbagi menjadi surut, justru di saat mendung dan dingin ini kita harus mampu menghangatkan diri dengan terus melahirkan karya-karya terbaik.

Sebagai guru tentu kita banyak berinteraksi dengan banyak orang, terutama dengan orang tua murid dan murid-murid kita sendiri. sudah sepatutnya kita sebagai guru untuk terus menjaga akhlak kita dimanapun kita berada. karena guru merupakan teladan terbaik bagi muridnya. berikut ini 10 hal yang harus di hindari guru

1. Merokok di sekolah atau di depan murid-murid. Merokok dalam dunia pendidikan adalah sesuatu yang tabu, apalagi jika itu dilakukan di lingkungan sekolah atau di depan murid-murid kita, baik pada saat ada disekolah maupun ketika diluar sekolah, contohnya pada saat berekreasi atau berwisata. Alangkah lebih baik lagi adalah buat guru jika merokok ini di tinggalkan, dengan kata lain Stop Merokok Bagi Guru. Loh, kenapa harus distop? apakah ada pihak yang dirugikan?.  Jelas para perokok sendiri yang dirugikan, jika rokok ini baik untuk masa depan anak-anak, maka ajarkanlah dari sekarang anak-anak anda para perokok, beranikah?. selain itu sebagian ulama sudah mengharamkan bahwa ROKOK ITU HARAM, dengan dalil-dalil yang disampaikan. bukankah kita juga sering marah jika melihat anak-anak didik kita merokok? jika ia,makal berilah contoh untuk tidak merokok.

2. Datang terlamabat ke -Sekolah. Ah, saya masih yakin masih banyak di negeri ini para guru yang datang terlambat ke-sekolah. kalau pihak sekolah berani menguhukum siswa yang datang terlambat, kenapa tidak berani menghukum guru terlmabat?. bukankah kedisiplinan untuk semua warga sekolah, termasuk guru yang sering terlamabat dan punya sejuta alasan untuk membenarkan. Wahai para guru sadarkanlah hati, agar bisa memberikan contoh terbaik kepada murid-muridnya dengan datang pagi ke-sekolah.

3. Nongkrong dan Bergadang. Hidup bermasyarakat memang sangat dibutuhkan, terutama kita sebagai seorang guru, peranan kita dalam masyarakat sangatlah penting, yaitu sebagai pengayom masyarakat yang mampu memberikan solusi dalam permasalahan, memberikan keteladanan dalam berumah tangga, dan memberi Inspirasi dalam mendidik anak-anak. Tapi apa jadinya jika seorang guru kegiatannya senang nongkrong dan bergadang sambil main gaple dengan warga sekitar dan dilakukan setiap malam. jika hal ini dilakukan, ini bisa menghilangkan kewibawaan seorang guru.

4. Berboncengan dengan yang bukan Mahrom. Kok, gak boleh boncengan dengan teman guru yang lawan jenis, Khusus bagi yang beragama Islam, jelas ini dilarang, apalagi jika kegiatan berboncengan ini sering dilakukan. seorang guru harus mampu menjaga akhlaknya, agar tidak bepergian apalagi berboncengan dengan yang bukan mahromnya, atau yang halal untuknya. Mungkin bagi sebagian orang ini adalah hal yang sepele, tapi agama Islam jelas-jelas melarang kita untuk bersentuhan dengan yang bukan mahromnya.  Selain itu hal ini sebaiknya kita hindari, agar kita terhindar dari fitnah-fitnah yang dapat menghacurkan diri kita. oleh sebab itu sebaiknya kita hindari.

5. Bergosip di Kantor atau di Rumah. Bergosip adalah sesuatu yang tidak baik dan yakinlah tidak ada manfaat yang kita ambil dari bergosip. Bergosip dalam Islam disebut Ghibah, tahukan para guru bahwa bergibah adalah perbuatan yang sangat buruk. Jika kita bergibah sama saja kita memakan bangkai saudara kita sendiri, maukah anda memakan bangkai?. Terlebih jika berghibah itu dilakukan di kantor, maka hal ini akan menghilangkan nilai-nilai akhlak yang dimilki oleh guru. Oleh sebab itu disekolah alangkah lebih baik jika kita berbincang santai saja atau alangkah lebih baik jika berbicara tentang perkembangan siswa.

Bukan bermaksud menggurui, hanya sekedar berbagi. Semoga bermanfaat

Namin AB Ibnu Solihin|Sabtu, 16 Rabiulawal 1435 H

Advertisements