Tags

, , , , , ,

Safety Reading

“Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri”. (Luqman: 18)

Apa Kabar sahabat @guruberakhlak, semoga pada hari Jum’at yang sedang musim hujan ini, Allah memberi keberkahan kepada kita semua. di pagi yang mendung di temani rintik-rintik hujan, Alhamdulillah Allah takdirkan kepada saya, untuk kembali berbagai dengan sahabat @guruberakhlak. tentu saya juga ingin menyampaikan simpati yang mendalam untuk saudara-saudara kita yang saat ini sedang mendapat ujian dari Allah, yaitu yang berda di Manado, Gunung Sinabung, Jakarta dan daerah lain-nya yang sekarang sedang terkena banjir.

Tulisan ini lahir atas curhatan Bu Siti Mugi Rahayu di guraru.org, ketika di dalam perjalanan menuju sekolah tempat beliau mengajar beliau melihat para pengendara motor, khususnya para pelajar yang naik motor tanpa aturan dan sangat mengerikan, kalau @guruberakhlak mengatakan pengendara jalanan yang tidak berakhlak. tulisan ini lahir juga atas pengalaman pribadi, selama menikmati perjalanan menggunakan motor ataupun mobil. berikut 10n hal yang harus di perhatikan dalam berkendara atau perjalanan.

1. Membaca doa naik kendaraan, berikut ini doanya:

Doa naik kendaraan

Artinya :segala puji bagi Allah, Maha Suci Allah yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Rabb kami.

Berdoa adalah bagian dari upaya kita untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT, karena Allah lah yang maha kuasa atas segala sesuatu.

2. Memakaian Safety riding.saat berkendara, Seperti Helm, Jaket, sabuk pengaman, sepatu dan alat pendukung yang lainnya. karena kecelakan adalah sesuatu yang tidak pernah kita inginkan. safety riding adalah upaya kita untuk meminimalisir kecelakaan yang tidak kita inginkan.

3. Membawa perlengkapan berkendara, seperti SIM dan STNK. mematuhi Undang-undang yang bertujuan untuk memberi kemaslahatan untuk diri kita dan masyarakat adalah bagian dari akhlak mulia yang harus kita jaga. dan hal ini perlu kita contohkan kepada murid-murid kita, bahwa yang berhak membawa kendaraan baik motor atau mobil adalah mereka yang telah memenuhi persayaratan seperti memiliki SIM. tentu termasuk kendaraan kita juga harus lengkap sesuai peraturaan, dengan seperti ini kita tidak was-was di tilang ketika di perjalanan.

4. Menjaga kecepatan dan Jarak Aman. hal ini perlu kita lakukan, berkendaralah dengan kecepatan yang akan membuat kita tenang serta menjaga jarak aman dengan kendaraan yang ada di sekeliling kita.

5. Tidak ngebut dan agul-agulan. Perilaku ngebut dan agul-agulan adalah sebuah akhlak yang tidak baik, ketika dilakukan di jalan umum, karena hal ini bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain. yang mau ngebut silakan ikut balapan di sircuit yang telah ditentukan.

6. Mematuhi Peraturan Lalu Lintas. Di jakarta dan beberapa kawasan ramai kendaraan lainnya, berdasarkan pengalaman pribadi saya, banyak sekali para pengendara yang melanggar aturan lalu lintas, seperti berjalan melewati Jalur Bus way, menerobos lampu merah, balik arah pada tempat yang dilarang dan lain sebagainya.

7. Membunyikan Klakson, bukan pada tempatnya. kita pasti pernah mengalami saat berkendara, tiba-tiba ada orang dibelakang kita membunyikan klakson dengan kerasnya dan berkali-kali, padahal kita merasa tidak ada yang menghalanginya. atau pada saat kemacetan, karena saking jengkelnya semua orang membunyikan klakson, padahal ya, memang kondisinya macet. Nah, seharusnya kita cerdas saat yang tepat membunyikan klakson, seperti pada saat ada orang yang menyebrang, mau mendahalui kenndaraan orang lain, di depan kita ada orang berkendara sedang berbicang dengan pengendara lain dan lain sebagainya.

8. Tidak menyerobot secara sembarangan. Setiap kita punya hak dan kewajiban ketika di perjalanan saat berkendara, di dalam perjalanan tentu ada etika yang harus tetap kita jaga. pada saat kita berkendara jangalah secara sembarangan untuk menyerobot dan memotong kendaraan orang lain, hal ini akan bedampak menimbulkan bahya bagi diri kita dan pengendara lain. jadi jika ingin melewati kendaraan orang lain, lakukanlah dengan sopan.

9. Menjaga Ucapan. Perjalanan kadang membuat orang stres, hal ini disebabkan karena kemacetan dan kelelahan. tidak sedikit terjadi caci maki di jalanan karena adanya ketersinggungan, sehingga keluarlah kata-kata kotor dan samapai-sampai hewan kebun binatangpu masuk semua kemulutnya. Butuh kesabaran yang luar biasa saat berkendara, oleh sebab itu sebagai seorang muslim sudah sepatutnya kita menjaga ucapan kita saat berkendara atau pada saat terjadi gesekan dengan pengendara lain, upayakan tetap tenang dan sabar menghadapinya.

10. Tidak membuang Sampah Sembarangan. Masih ingatkah sahabat @guruberakhlak, kapan terakhir kali anda membuatng sampah di jalanan? mudah-mudahan tidak pernah. saya sering melihat begitu enaknya orang membuang sampah seperti putung rokok, botol minuman, plastik makanan, bungkus permen, sisa makanan di lempar begitu saja dari dalam mobil ke pinggir jalan atau ditengah jalan, padahal ini bisa menimbulkan ke-kotoran di jalan dan bisa menganggu peljalan yang lain, hal ini banyak terjadi pada musim liburan dan mudik. Nah, sebagai guru dan orang tua pun kita harus mengajarkan kepada anak-anak kita seperti saat berwisata, agar mereka membuang sampah pada tempatnya atau disimpan saja dulu di dalam tas, baru kalau ketemu tong sampah kita buang deh.

Sahabat @guruberakhlak , demikian tips yang bisa diberikan, masih banyak lagi akhlak yang harus kita lakukan dan kita jaga saat berkendara. semoga bermanfaat.

Namin AB Ibnu Solihin|Jum’at, 15 Rabiulawal 1435 H

Advertisements