Gambar
Gambar:Kompasiana.com
Apa Kabar Guraru? semoga Allah senantiasa memberikan kekuatan dan kesehatan kepada kita. semoga liburan ini akan menambah semangat kita, untuk terus berkarya. tetaplah jaga Akhlak kita di saat liburan, karena biasanya liburan melalaikan kita untuk malas beribadah. semoga Allah menjaga hati kita untuk terus menngingatnya.
Dua hari sudah liburan sekolah kita nikmati, saya kembali membuka Gurau, ternyata masih sepi dari pengunjung dan tulisapun betahan cukup lama tanpa tergeser orang lain. mungkin Guraruers sedang menikmati liburan bersama keluarga jadi tidak sempat untuk menengok blog tercinta ini.
Malam tadi saya baru pulang mengantar istri dari pulang kampung menunju kota Nanas, turun di terminal kampung rambutan. dilanjutkan naik angkot 121 jurusan Kampung Rambutan Cileungsi, sudah lama rasanya saya tidak naik angkot, mumpung lagi sendiri, karena kalau rombongan bersama istri dan anak-anak harus naik taksi. waktu menukan sekitar jam 09.00 malam, saya pun langsung naik angkot dan duduk di belakang sendiri. angkot terus berjalan tiba-tiba segerombolan anak ABG dua orang laki-laki dan tiga perempuan naik angkot sambil terus berbicang dengan asyiknya tanpa memikirkan kebisingan orang lain.
angkot 121 terus berjalan mencari penumpung, sampai mendekati pintul tol jagorawi anak-anak ABG ini terus berbicang-bincang asiknya menceritakan perjalanannya, dari cerita kelihatannya anak-anak ABG ini habis bergi ke Mal, Nonton dan makan-makan. tiba-tiba seorang anak laki-laki pindah tempat duduk, tepat di depan saya, dengan enak nya dia langsung mengangkat kakinya ke atas tanpa di luruskan ke bawah, menghadapkan ke saya, saya langsung geram, dalam hati tak sopan sekali anak ini, tapi saya tahan diri akan tidak marah. namun lama-lama kelamaan anak ini semakin tidak sopan, kini sambil berselonjor kedua kakinya di angkat ke atas tempat duduk. dalam hati saya penasaran sekolah di mana anak-anak ini? apa tidak pernah mendengar pelajaran Akhlak dari Gurunya?
Tak terasa angkot sudah berada di jalan Tol, akhirnya saya sudah tidak tahan lagi dengan ketidak sopanan anak-anak ABG ini, dengan lembut saya katakan sambil menepuk kakinya ” Kamu baru pertama kali naik angkot yah? sopan sekali kakimu dari tadi”. anda tahu apa yang ia Jawab, “kaki saya pengal pak”, itulah jawabanya, apakah karena kaki kita pegal ketika di angkot kemudian kita mau se-enaknya memposisikan kaki kita, bukankah di dalam Islam di ajarkan bagaimana etika-etika di tempat umum. angkot terus berjalan, perbicangan mulai hening, mungkin mereka malu atas tegoran singkat saya, perlahan-lahan anak tadi menurunkan kakinya, tanpa kata-kata lagi. setelah kejadian tadi saya tidak tahu apa yang ada dalam pikiran mereka, yang pasti lima anak ABG ini mulai hening tanpa perbicangan asyik seperti tadi. bisa jadi mereka kesal ke saya bisa jadi mereka malu, ah..saya tak peduli apa yang ada dalam pikiran mereka. semoga saya dan mereka bisa mengambil hikmah dari kejadian ini, bahwa dimanapun kita berada, termasuk ketika di angkot Akhlak Mulia ini harus tetap di jaga.
Namin AB Ibnu Solihin|21 Sapar 1435 H
Advertisements